Minggu, 29 Januari 2012

Pengaruh Westernisasi terhadap Perubahan Sosial Budaya Masyarakat Indonesia

            Perubahan sosial dapat diartikan perubahan yang terjadi akibat adanya ketidaksesuaian di antara unsur-unsur yang saling berbeda yang ada dalam kehidupan sosial sehingga menghasilkan suatu pola kehidupan yang tidak serasi fungsinya bagi masyarakat yang bersangkutan. Sedangkan yang dimaksud perubahan budaya adalah perubahan yang terjadi akibat adanya ketidaksesuaian di antara unsur-unsur kebudayaan yang saling berbeda sehingga tercapai keadaan yang tidak serasi fungsinya bagi kehidupan. Westernisasi adalah sebuah arus besar yang mempunyai jangkauan politik, sosial, budaya, dan teknologi. Arus ini bertujuan mewarnai kehidupan sehari-hari bangsa-bangsa dengan gaya Barat. Dengan banyak cara, westernisasi menggusur kepribadian suatu bangsa yang merdeka dan memiliki karakteristik yang unik. Kemudian bangsa tersebut dijadikan boneka yang meniru secara total peradaban Barat.
Westernisasi di Indonesia menurut kami merupakan suatu masalah yang perlu dicermati bersama karena menyebabkan perubahan terhadap masyarakat multikultural Indonesia yang semakin lupa akan nilai luhur, budaya, norma, adat istiadat yang sejujurnya merupakan warisan kepribadian bangsa Indonesia asli berasal dari nenek moyang kita terdahulu. Dan apabila warisan kepribadian bangsa tersebut dilestarikan maka sesungguhnya akan memberikan suatu nilai lebih bagi kehidupan bangsa Indonesia dibandingkan dengan negara lain, karena setiap bangsa memiliki kepribadian bangsa yang berbeda-beda. Sekarang ini begitu banyak generasi bangsa Indonesia yang bersikap “kebarat-baratan”, kini jati diri bangsa hanya tampak pada sebagian kecil kelompok masyarakat. Generasi kita terlalu bangga dengan kebiasaan dan adat orang-orang Barat, sementara dengan adat sendiri malu apabila menunjukkan adat tersebut di depan umum. Hal ini diperparah dengan minimnya perhatian pemerintah serta tersebar luasnya budaya Barat melalui media-media baik cetak maupun elektronik yang menonjolkan budaya-budaya Barat.
Sebagai contoh Perubahan Busana dan Cara Berpakaian
Warga Indonesia sendiri banyak yang menyalah gunakan produk industri, misalnya thank top yang diluar negeri digunakan pada musim panas, akan tetapi di Indonesia malah digunakan untuk bergaya di depan umum. Hal ini terjadi karena masyarakat Indonesia latah terhadap perubahan. Mereka menganggap pakaian produksi negara Barat tersebut sesuai dengan budaya Timur yang dianut oleh bangsa kita Indonesia. Pada jaman dahulu massyarakat Indonesia terutama kaum wanita dalam berpakain sangat bagus.Dari mulai memakai kebaya dan jarit atau memakai batik dan memakai rok.akan terlihat sangat anggun. Tetapi dengan kemajuan jaman dan bergaya hidup kebarat-baratan berpakain seperti itu dianggap kuno. Kenyataanya pada saat ini penggunaan tanktop dan hot pants sangat marak. Dari semua kalangan terutama abg maupun kalangan perempuan berjilbab sekalipun.
Hot pants adalah busana wanita yang berupa celana mini atau pendek dan berbahan jeans atau kain yang berasal dari Amerika biasaanya dipakai pada musim panas. Sedangkan Tanktop adalah pakaian yang diproduksi tanpa lengan dipakai oleh wanita. Tank top terkenal sebagai pakaian kasual untuk cuaca panas. Namanya berasal dari kata Bahasa Inggris 'swimming tank' yang adalah ungkapan lama yang sekarang berarti kolam renang.
Pada abad 19 dan awal abad 20, celana pendek digunakan oleh anak laki-laki hingga ia mencapai umur tertentu. Namun sekarang ini, semua menggunakan yang pendek-pendek ini untuk semua jenis kelamin, baik itu cowo maupun cewe. Untuk Hot Pants itu sendiri mulai terkenal diawal tahun 70-an.  Dikalangan prostitusi Eropa, Hotpants ini digunakan sebagai pengganti dari miniskirt, yang mana paha lebih terlihat, lebih sexy dan lebih menarik dibanding jika pake miniskirt. Di Indonesia Mode ini sekarang sedang trendi sekali, namun kebanyakan cewe yang pake ini, syaratnya buat ini pribadi, si cewe musti punya paha bagus dan mulus he hehe, terlalu subjektif ya. Menurut pengamatan saya secara kasat mata (karena tanpa riset terlebih dulu), hotpants ini diperkenalkan oleh para penari latar yang sering muncul di tv, kemudian banyak artis-artis yang mulai menggunakan hotpants ini untuk acara shownya, syuting, jalan-jalan, dll, kemudian menjadi trend bagi perempuan Indonesia. Selain terkesan ingin menunjukan paha yang mulus itu, ya tentu saja alasannya karena suhu di Indonesia gerah akhir-akhir ini, ada juga yang memang menggunakan hot pantsdan tank top ini karena merasa nyaman dan enjoy menggunakannya tanpa maksud tertentu
Peggunaan  tersebut di populerkan terutama oleh kalangan artis. Menyikapi para public figur di tanah air indonesia ini sungguh - sungguh menyedihkan dan memprihatinkan , kadang bikin mulut ternganga dan juga kadang bikin miris dan sedih melihat mereka, duh Indonesiaku hanya seperti negeri dongeng .Apalagi mengenai artis dan aktor kita yang saat itu diberitakan sedang banyak - banyaknya menyepelekan masalah agama.
Sekarang muncul fenomena baru yaitu buka jilbab .Jilbab adalah pakaian terusan panjang menutupi seluruh badan kecuali tangan, kaki dan wajah yang biasa dikenakan oleh para wanita muslim. Yang sempat aku lihat adalah ada dua orang artis yang juga memutuskan membuka jilbab dari yang tadinya menutup erat seluruh tubuhnya , tiba - tiba tayangan diganti dengan adegan sang artis yang telah membuka jilbabnya dengan santai dengan baju tank top, dan dada terbuka lalu apa alasan beliau? yah supaya tidak terkotak-kotak,,,dan saya merasa lebih bebaslalu.tetapi tidak hanya artis seperti juga halnya wanita biasa yang lain.
Dari public figure tersebut meramat hingga masyarakat luas .yang tadinya memakai jarit kemudian menggunakan rok kemudian celana panjang kemudian menggunakan rok mini dan kini hot pants serta di lengkapi dengan menggunakan tank top itulah trend saat ini. Pakaian tersebut biasanya banyak dipakai oleh penari di discotic juga. Menggunakan busana tersebut dirasa akan lebih menarik perhatian dan lebih yaman dipakai. Kalau memakai pakaian tersebut jaman dulu akan melanggar norma-norma yang berlaku tetapi sekarang menjadi hal yang biasa-biasa saja.
Selain itu masalah norma berperilaku dalam kehidupan masyarakat, kita tahu bahwa orang Jawa terkenal dengan “unggah-ungguhnya” apabila bertemu dengan orang lain, namun di era modernisasi ini orang-orang semakin jarang melakukannya banyak diantara mereka yang justru cuek bebek dan selalu menunjukkan bahwa seolah-olah orang itu hidup sendirian (individualis), padahal kita tahu sikap dan gaya individualis adalah gaya orang-orang Barat, dan tidak sesuai dengan budaya Timur negara kita.
Untuk itulah diperlukan kesadaran bersama baik pemerintah maupun masyarakat, serta dilakukan penanaman, penghayatan, dan pengamalan lebih mengenai pengetahuan akan kepribadian ataupun jati diri bangsa kita sehingga nantinya budaya asli kita tidak akan hilang tergilas oleh perkembangan roda zaman yang diboncengi masuknya berbagai budaya asing ke dalam negara kita. Masyarakat harus bisa mengambil hal-hal yang baik dari suatu budaya asing serta membuang hal-hal yang buruk dari budaya asing yang tidak sesuai dengan kepribadian maupun jati diri bangsa kita.

1 komentar:

mas ade foolbak dund blog ku xD ....
http://tokusetsei.blogspot.com/

Poskan Komentar